Ganti Knalpot Racing, Mesin Kawasaki Ninja 250 RR Mono/SL Rentan Mati…??


kawasaki ninja 250 rr mono

Pekanbaru, agoey — Hello bro n sist… Menarik membaca artikel otomotifnet mengenai mesin Kawasaki Ninja 250 RR Mono yang rentan mati ketika knalpot standar diganti model racing atau free flow. Weleh..masalah serius ini.. 😯

Masalah ini timbul karena aliran gas buang lebih loss dan kurangnya jumlah bensin yang masuk keruang bakar, sehingga RPM mesin tidak stabil dan ujung – ujungnya menyebabkan mesin bisa mati mendadak..wew.. Memang tidak semua unit Ninja RR mono ini yang bermasalah seperti ini..hanya beberapa saja..

Ciri-ciri mesin Kawasaki Ninja 250 RR Mono yang bermasalah ketika ganti knalpot racing adalah mesin susah stasioner, putaran mesin yang malah cenderung turun dan berada diangka 1.100 – 1.200 rpm dibawah putaran mesin normalnya yang 1.500 rpm.

Solusi untuk mengatasi hal ini adalah :

  1. Belilah knalpot racing yang memiliki db killer dan jangan dilepas, karena benda yang berfungsi untuk meredam suara itu juga berfungsi sebagai penghambat aliran gas buang agar tidak terlalu plong. Konsekuensinya jelas, suara dan tenaga tak sebesar saat db killer dilepas tapi mesin aman dari mati mendadak.
  2. Jika cara pertama belum berhasil, maka cara kedua adalah dengan mengganti ECU standar dengan ECU standalone yang bisa disetting sesukanya atau membeli piggyback. Agar debit bensin yang masuk bisa lebih banyak lagi.

Tentu saja harganya tidak murah untuk ECU standalone bisa pasang punya Racer Mini Plus seharga 3,2 juta sedangkan piggyback Power Commander V seharga 4,2 juta rupiah. Jadi, jika bro n sist pengen ganti knalpot si Ninja Mono harus siapkan duit 5 – 7 juta rupiah.

Piyeee…masih penak zaman karburator thoo… ganti knalpot cukup ganti pilot jet dan main jet yang harganya puluhan ribu hingga ratusan ribu saja…. :mrgreen:

Dan..sepertinya ini adalah pekerjaan rumah Kawasaki untuk memperbaiki kelamahan si Ninja Mono agar lebih ramah part aftermarket.. 🙂 Semoga cepat dapat perbaikan, agar suatu saat saya punya motor ini, saya tidak perlu repot-repot beli piggyback dan sejenisnya.. 😆

Semoga Informatif… 😉

Sumber : otomotifnet.com artikel satu dan dua.

Iklan

16 responses

    1. dibaca dulu lek sampe habis….

      Suka

    2. justru sudah, masa harus pake db killer juga? klo mau kenceng suaranya gmn?

      Suka

    3. oh..sudah..tak kirain.. 😆

      ya..pasang piggyback..biar gak mati menadak mesinnya…

      Suka

    4. tp yo mahalnya itu loh lek….

      Suka

    5. makanya…lebih enak zaman karburator thoo.. 😆 :mrgreen:

      injeksi untuk standar harian.. karburator untuk yang doyan oprek dengan dana minim.. :mrgreen:

      Suka

    6. Untung tunggangan saya masih karburator punya sistem pengkabutannya

      Suka

  1. itu salah satu dari beberapa point2 yang bikin saya males untuk beli motor injeksi.

    Suka

    1. sama.. tapi kita terpaksa mengikuti…

      Suka

    1. resiko mesin pakai sistem injeksi bro.. 😆

      Suka

  2. Jadi mikir2 beli motor injeksi…untuk gue yg doyan ngoprek mesin….

    Suka

  3. lah vario techno standar saya juga sering mati sendiri mesinnya kalo belom panas padahal vario 2007 ibu saya yang sama sama standar nggak lho

    Suka

  4. Tetep aja suara mono hehe.. itu sebabnya penjualan RR Mono biasa ajah ya (katanya).. coz dgn harga segitu mending sekalian dua silinder…

    https://fifauzi.wordpress.com/2015/01/19/penampakan-honda-v-twin-torsi-super-badak-sudah-dijual-harga-18-juta-an/

    Suka

  5. aneh bnyk org jadul neh,kok sistem injeksi jd alasan, ga semua injeksi ganti knlpot mesti ganti ecu/ pake piggypack kecuali ntuk keperluan kompetisi/balap, kl soal bgni bs jd owner tu rr mono ganti knlpot tp ga dibarengi setting Co ya jls brebet tu mesin

    Suka

  6. Sutandar aja udah keren kok 🙂

    Suka

Yuuk... Dikomentarin Artikelnya Sob.. b(^_^)d

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: