10 DESA DI KALIMANTAN TIMUR AKAN BERGABUNG DENGAN NEGARA MALAYSIA


Tower telekomunikasi di Desa Tiong Ohang, Long Apari, sejak tahun 2012 hingga sekarang tidak berfungsi

AWe — Hello bro n sist… Kesenjangan pembangunan dipusat pemerintahan dan diperbatasan memang sangat luar biasa. Hal tersebutlah yang membuat sepuluh desa di Kecamatan Long Apari, Mahakam Ulu, Kalimantan Timur (Kaltim), mengancam akan bergabung dengan Negara Malaysia. Pasalnya, sepuluh desa yang berbatasan langsung dengan Serawak Malaysia itu, merasa dikucilkan oleh Pemerintah Provinsi Kaltim maupun Pemerintah Pusat..!!! 😯

Kami akan memasang bendera Malaysia, jika kami terus dikucilkan oleh Pemerintah Indonesia. Kami tidak pernah diperhatikan oleh Pemerintah Indonesia, jangankan insfratruktur, komunikasi saja kami tidak bisa. Kami punya HP, tapi gunanya hanya untuk pamer, dan mendengar lagu.

Beras sudah Rp 600 ribu, bensin sudah Rp 25 ribu. Semua serba mahal, semua karena insfratruktur yang menghambat perekomian kami. Kami sudah ke mana-mana, mulai dari pembicaraan dengan Pemprov Kaltim hingga ke Pemerintah Pusat. Tapi hasilnya nihil, kami masih saja dikucilkan.

Terutama di salah satu tower yang dibangun pemerintah, ada tower tapi tidak ada fungsinya. Tower telekomunikasi dibangun sejak tahun 2012, tapi hingga sekarang, Hp kami tidak bisa dipakai menelpon. Jika kami bergabung dengan Malaysia, pasti bukan hanya telekomunikasi saja yang akan dipasang, tapi insfrastruktur pun akan lancar, selancar perekonomian Malaysia. Kata Batoq Laga, Kepala Desa Long Penaneh I, Long Apari.

Wajar saja masyarakat setempat memiliki reaksi seperti itu, karena desa di perbatasan Indonesia sangat berbeda jauh 360° dengan desa negara Malaysia yang terletak di perbatasan. Desa Indonesia yang diwilayah perbatasan adalah desa tertinggal yang insfrastrukturnya serba kekurangan, bandingkan dengan desa milik Malaysia yang sudah bisa dibilang kota bukan lagi desa karena insfrastrukturnya lebih maju.

Jalan mulus lengkap dengan rambu-rambu lalu lintas di desa perbatasan milik Malaysia

Jadi, pemerintah jangan salahkan warga mu yang diperbatasan nantinya lebih memilih mengibarkan bendera negara tetangga dan menggunakan mata uang serta bahasa negara tetangga karena mereka lebih diperhatikan dan disejahterakan oleh negara tetangga ketimbang negaranya sendiri. Miris..? mau bagaimana lagi? elit pemerintahan Indonesia sibuk dengan rebutan kursi dan korupsi, sampai lupa dengan rakyatnya sendiri..!!!!

Dulu sempat timbul wacana pemindahan ibukota pemerintahan Indonesia dari Jakarta ke wilayah timur, tepatnya pulau Kalimantan. Awe sangat setuju dan mendukung hal tersebut, karena dapat menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi, insfrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan hal lainnya antara Indonesia barat dengan Indonesia Timur. Kita bisa lihat sendiri bahwasannya pembangunan di Indonesia Timur itu jauh tertinggal dari Indonesia bagian Barat.

Semoga pemerintahan yang baru lebih baik lagi dalam segala hal terutama pembangunan insfrastruktur yang menggerakkan roda perekonomian.. Amiiiin…. 😉

Sumber :: kompas.com dan detik travel

Iklan

25 responses

  1. saya juga bergabung dengan malaysia

    Suka

  2. pemimpin indonesia seperti entertainer aja sering nongol di tv mirip artis tebar pesona tapi kerja nihil

    Suka

    1. ya begitulah.. tapi kenapa anda bergabung dengan malaysia?

      Suka

  3. saya prihatin..
    sabar ya saudara ku disana. politik lagi ribet. ujung-ujungnya rakyat jd tak keurus

    Suka

    1. sepertinya kesabaran mereka sudah habis…

      Suka

    2. serba salah ya bro 😦
      disatu sisi mempertahankan nkri
      disisi lain kehidupan yang tak layak memang patut diperjuangkan..

      Suka

  4. pemerintah indonesia memang tai.
    mungkin nanti lama2 banyak orang, desa, bahkan provinsi di kalimantan dan sumatra yang lebih memilih untuk bergabung dengan malaysia atau singapura saja.. perekonomian pasti lebih maju.
    pemerintah indonesia kerja’annya cuma cengar cengur di tivi, sama berantem rebutan kursi, sama korupsi, presidennya cuma cengar-cengir sambil pamer ludah yang belepetan sambil pamer gigi kuning.
    pemerintah indonesia k*mpang.

    Suka

  5. mereka bkn penghianat, tanya pemerintahan 😀

    Suka

  6. mereka bukan penghianat… pemerintah yang menghianati rakyat.

    liat aja desa2 malaysia yang berbatasan dengan kalimantan,, bedakan dengan desa2 yang masuk dalam wilayah indo.. jauh bro….

    desa2 milik malaysia itu keurus, infrastuktur lengkap, dll. makanya banyak orang dari desa2 yang berbatasan dengan malaysia menjual hasil kerjanya ke malaysia, baik itu nelayan, perkebunan, dll.
    di indonesia susah jualnya, lagipula hanya laku murah, tapi kalo di jual di malaysia lumayan hasilnya.

    Suka

  7. kita di suruh mencintai indonesia,, entah apa lagi yang bisa di cintai dari negara ini, kecuali kebobrokan.
    mungkin kita semua di paksa menghayal bahwa negara ini bagus adanya,, padahal kenyataannya bobrok di sana sini.

    yok menghayal kalau indonesia ini bagus yok.. ayo cintai indonesia dalam hayalan…

    orang2nya cuma tau teriak.

    merdeka..
    hidup indonesia.

    preeeettt

    Suka

  8. Sangat berbeda jauh 360 derajat.. Muter lagi alias ga ada beda dong.. #gagalfokus.. :p piss

    Suka

  9. di indonesia dari kita mulai sekolah udah diajarkan..untuk korupsi sogog menyogog
    ..dengan uang kita bisa sekolah kmana kita suka walau ada istilah tes msuk ..dgn otak aq jongkok pun bisa sklah ditempat yah..orangpinterlah..trus kga naek or lulus siapin duit segepok lulusdah…lulus skolah kuliah..ingin jdi abdi negara pegawai negri tentara atau pilisi..atau yg lbih tinggi lgi pejabat negara…siapkan duit lgi…udah kecapai hasil korupsi lah biar blik modal…jaman krang ada anak kecil ditanya ama bapanya nak kmu udah bsar mau jdi ap polisi pa yah wes nanti bapa cari uang yg bayak untuk sogokan keatas biar kmu diterima tpi uang yg bapa keluarkan kamu ganti caranya kamu sikat yg melanggar aturan klo ngajak damai msuk kantong..klo jaman dlu nak kamu udah besar mau jdi apa polisi pa yah wes siapkan pisik,metaldan agama mu dari sekarang dikala kamu diterima dengan jiwa raga dan agama yg kuat mudah mudahan kamu akan jdi abdi negara dan pengayom rakyat yg baik..tidak akan mudah untuk dusuap karna itu haram kata bang haji roma hik

    Suka

  10. Negara bukanlah “tujuan akhir”, tetapi “alat untuk mencapai tujuan”. Tujuan negara ada di pembukaan UUD: “… memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa …” dst. Jika “tujuan” tidak bisa tercapai, maka mengganti “alat” bisa jadi suatu opsi untuk mencapai “tujuan”.

    Suka

  11. Batam yg gini aja semua transaksi pake sing dolar…liburan ke sing semua, lha wing pembangunannya asal asalan. wajar klo daerah perbatasan yg tidak diperhatikan “membelot”

    http://mivecblog.com/2014/10/18/panin-auto-show-batam-2014/

    Suka

  12. hmmm….. aku tau gimana rasanya,,, rakyat senantiasa setia menjadi bagian dari NKRI, dan senantiasa bayar pajak tapi imbal baliknya gak ada, insfrastruktur untuk umum yang seharusnya di bangun oleh pemerintah untuk menunjang lancarnya perputaran roda perekonomian di daerah tsb tak kunjung di bangun,, padahal jelas2 daerah itu masih merupakan bagian tubuh NKRI,, mendapati bertahun tahun mengalami diperlakukan seperti anak tiri yang di sia siakan,, pastinya rakyat di sana sakitnya tuh di sini (nunjuk ke hati)..
    tapi sabarlah sodara-sodara ku…
    semoga pemerintahan yang selanjutnya lebih responsif, bersih, transparan, mampu membuat sistem dan perangkat yang baik, serta segara menangani permasalahan ini dengan baik…

    Suka

  13. karena negara ini diskriminatif dan hukumnya gk jelas

    Suka

  14. indonesia lebih pro kebijakan amerika dan mengesampingkan aspirasi rakyatnya sendiri kaum muslim mayoritas tapi dalam kebijakan dan hukum selalu di kesampingkan kebijakan dan hukum hanya milik pejabat atas yg memiliki kepentingan pribadi dan kelompok padahal kemerdekaan indonesia adalah mayoritas perjuangan dari umat muslim

    Suka

  15. cuma bung karno pemimpin yg bener2 berdaulat pemimpin setelahnya jadi budak kebijakan amerika dan asing

    Suka

  16. teruslah diskriminatif pembangunan jawa sentris dan pro kebijakan luar negeri di jamin terjadi pergolakan rakyat dan wilayah indonesia protol sendiri2

    Suka

  17. tu Pemda sama Bupati dan jajarannya kemana aja tuh?
    mereka kan yang terdekat masa gak memperhtikan wilayah yang dipimpinnya?

    Suka

  18. ayo kita bikin negara diatas negara..ayo kita angkat cangkul klo ada senjata bantai para koruptor dan para abdi negara penghancur negara…bantai bantai gantung bakar…(mling ayam aj dibakar ini koruptor enak aj lenggang bebas)

    Suka

  19. semoga mereka cepat kibarkan bendera malaysia biar pemerintah daerah dan pusat buka mata…

    Suka

Yuuk... Dikomentarin Artikelnya Sob.. b(^_^)d

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: