10 MEREK YANG DIPERKIRAKAN AKAN HILANG TAHUN 2012


(24/7 ) Wall Street membuat sebuah daftar yang berisi 10 perusahaan yang diperkirakan akan lenyap di tahun 2012 nanti. Daftar ini adalah daftar rutin tahunan yang biasa dibuat oleh Wall Street mengenai perusahaan yang dalam jangka pendek akan kehilangan eksistensi nya karena beberapa hal. Utamanya adalah 7 kriteria sebuah perusahaan akan hilang, antara lain :

  1.  Angka penjualan yang terus menurun secara cepat dan berkala
  2.  Perusahaan induk yang mulai kehilangan bisnis utamanya
  3.  Biaya operasional yang terus meningkat sehingga mempengaruhi harga jual produk
  4. Perusahaan yang telah dijual
  5. Perusahaan yang menuju kebangkrutan
  6. Perusahaan yang telah kehilangan hampir semua pelanggan setianya
  7. Kehilangan market share

Kesepuluh perusahaan dibawah ini diperkirakan akah hilang setidaknya dalam 18 bulan kedepan.

  1. Sony Pictures

Sony memiliki studio produksi yang digunakan untuk bisnis peralata elektronik pelanggan dan gaming. Pada 1989 Sony membeli Columbia Tri-Star Picture seharga $3,4 milyar dan sayangnya dalam beberapa waktu belakangan ini bisnis entertainment sedang lesu. Pada Maret lalu, pendapatan dari Sony Pictures turun 15% menjadi $7,2 milyar dan pendapatan operasional turun 10% menjadi $466 juta. Lebih gawat lagi bagi grup Sony karena bencana Jepang dan pembobolan PSN membuat Sony kehilangan $3,1 milyar dan pendapatan mereka menjadi ‘hanya’ $86,5 milyar. Bisnis game Sony sedang dalam persaingan sengit dengan Microsoft dan Nintendo, belum lagi bisnis konsumer mereka sedang dihadang oleh Apple. Perusahaan secara keseluruhan harus berbuat sesuatu dan ini adalah tugas berat bagi CEO Sony, Howard Stringer, jika publik dunia tidak ingin kehilangan nama Sony dalam beberapa waktu mendatang. Salah satu opsi adalah dengan menjual kembali Columbia Pictures yang masih menarik banyak peminat industri hiburan atau secara ekstrim menjual aset milik Sony Entertainment.

2. A&W

A&W adalah restoran cepat saji yang dimiliki oleh Yum! yang telah melego perusahaan tersebut sejak Januari. 6 bulan berlalu dan masih belum ada pembeli hingga sekarang. Jika tidak ada pembeli juga, perusahaan yang telah berdiri sejak 1919 ini akan segera bangkrut. Bisnis restoran A&W tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan kompetitor nya saat ini seperti KFC, McD, dan Burger King. Sebagai perbandingan, KFC memiliki 5.055 cabang di Amerika saja dan total 11.798 diseluruh dunia, Subway dan McD memiliki sekitar 35.000 cabang di seluruh dunia. Sedangkan A&W ? 322 cabang di AS dan 317 di luar Amerika.

3. Saab

Saab adalah perusahaan pembuat mobil dari Swedia yang mobil pertamanya dirilis pada tahun 1949. Perusahaan ini membuat beberapa model mobil sedan dan mobil dua pintu. Mobil andalan Saab adalah seri 900 yang pertama dirilis tahun 1978 yang terjual sekitar 1 juta unit. Reputasi dari Saab dan naiknya penjualan secara internasional membuat General Motors membeli setengah dari perusahaan tersebut pada tahun 1989. Masalah pada Saab, yang tumbuh dibawah naungan pembuat mobil nomor 1 dunia, adalah merek mereka tidak menjadi pilihan utama konsumen dalam memilih mobil karena kalah bersaing dengan Ford dan Chevrolet. Saab juga tidak mampu membuat mobil sport mahal untuk kalangan jetset seperti yang bisa dibuat oleh Porsche, atau mobil murah meriah seperti VW. Dengan penjualan dibawah 50.000 unit diseluruh dunia, Saab hanya tinggal menunggu waktu saja.

4. American Apparel

American Apparel adalah retailer yang pernah booming dahulu dan menuju kebangkrutan awal tahun ini. Perusahaan ini memiiki 3 toko dengan pendapatan $82 juta pada tahun 2003. Angka-angka tersebut meningkat menjadi 260 toko dengan pendapatan $545 juta pada tahun 2008. Pada kuartal pertama tahun ini, perusahaan tersebut membukukan pendapatan sebesar $116,1 juta, atau turun 4,7% dari pendapatan tahun sebelumnya yang sebesar $121,8 juta. Menurut Reuters, CEO dan pendiri American Apparel Dov Charney, sedang mendapat masalah hukum karena dituntut oleh mantan pegawainya sendiri. Tuntutan tersebut memperkeruh keadaan perusahaan yang nilai saham nya terus turun hingga 31 Maret lalu.

5. Sears

Sears Holding adalah perusahaan induk dari Sears and Kmart. Pendapatan mereka pada akhir April 2011 lalu turun sebesar $341 juta menjadi hanya $9,7 milyar dengan rugi bersih sebesar $170 juta. Kerugian dari Sears Holding dimulai ketika merger dua perusahaan induk mereka pada 24 Maret 2005. Perusahaan yang memiliki 4.000 toko di Amerika dan Kanada ini mulai kehilangan beberapa toko nya, Sears kehilangan 5,2% tokonya dan Kmart kehilangan 1,6%.

6. Sony Ericsson

Sony Ericsson dibuat oleh dua perusahaan elektronik raksasa yang bisnisnya adalah sebagai pembuat handset. Joint Venture Swedia – Jepang ini dimulai pada 2001 lalu sebelum booming smartphone dalam 2 tahun belakangan ini. Awalnya bersama dengan Nokia, Samsung, LG, dan Motorola, Sony Ericsson adalah salah satu dari lima besar pembuat ponsel didunia. Penjualan Sony Ericsson secara umum terbantu oleh popularitas dari merek-merek Sony seperti Walkman dan Cyber-Shot. Seiring perkembangan ponsel pintar sejak perkenalan iPhone pada 2007, perkembangan ponsel Sony Ericsson mulai tertinggal dibelakang kompetitor nya seperti Apple dan RIM. Sony Ericsson juga lama bergantung pada sistem Symbian yang digunakan oleh Nokia yang kemudian ditinggalkan sejak perusahaan tersebut lebih memilih Windows Phone buatan Microsoft. Dimasa sekarang dimana penjualan ponsel pintarseluruh dunia meningkat hingga dua digit dan penjualan iPhone mencapai dua kali lipat tiap tahun, penjualan Sony Ericsson malah terus turun dari 97 juta unit tahun 2008 menjadi hanya 43 juta unit tahun 2010 lalu. Munculnya kompetitor baru seperti HTC kini mulai melampaui capaian Sony Ericsson. Perusahaan ini sekarang sudah mulai meningkat kembali pamor nya karena pemakaian Android, tetapi tampaknya sudah sedikit terlambat bagi Sony Ericsson untuk bisa bertahan kecuali ada produk mereka yang menjadi hit dan mencapai sales sangat tinggi.

Dan sepertinya prediksi tersebut akan menjadi kenyatan dengan sebuah press release yang menyatakan kalau Sony baru saja membeli seluruh saham Ericsson pada Sony Ericsson hari ini. Pembelian 50% saham tersebut akan memberika Ericsson uang cash senilai 1,05 milyar euro atau sekitar Rp 13 triliun.

Dengan pembelian ini, Sony akan memasukan smartphone sebagai salah satu senjata andalannya disamping produk tablet, laptop, dan konsol game. Perjanjian ini juga akan memberikan keuntungan bagi Sony dalam hal lisensi IP dan kepemilikan dari ”5 paten esensial” yang berkaitan dengan teknologi wireless. Pemisahan Sony dan Ericsson ini akan selesai pada Januari 2012 karena menunggu persetujuan dari regulator.

Berarti tidak akan ada lagi nama Sony Ericsson dan inilah kesempatan untuk penggemar Sony Ericsson untuk mengumpulkan berbagai produk SE sebagai koleksi sebelum berganti nama menjadi Sony.

7. Kellogg’s Corn Pop

Perusahaan pembuat sereal sehat yang kini tidak sehat secara finansial. Penjualan perusahaan turun 18% hingga akhir April atau sekitar $74 juta yang membuatnya kalah bersaing dengan kompetitor seperti Cheerios dan Frosted Flakes yang membukukan penjualan $200 juta tiap tahunnya. Secara keseluruhan industri sereal turun dengan nilai penjualan berkisar $637 juta hingga April lalu.

8. MySpace

MySpace adalah salah satu pencetus situs jejaring sosial sejaman dengan Friendster. Jika Friendster dibeli oleh perusahaan dari Malaysia, MySpace dibeli oleh raksasa media News Corp yang membeli MySpace pada tahun 2005 dengan harga $580 juta yang tergolong murah untuk keadaan saat itu. MySpace terus berkembang menjadi jejaring sosial nomor satu dari pertengahan 2006 hingga pertengahan 2008. Apa yang terjadi dengan MySpace sejak saat itu hingga kini tentu sudah Teknokerz semua ketahui. Salahkanlah Facebook dengan 700 juta pengguna atas ‘kematian’ dari MySpace.

9. Soap Opera Digest

Masa depan dari majalah ini saat ini sudah terkubur karena dua tren. Pertama adalah batalnya pemutaran opera sabun di televisi seperti ‘All My Children’ dan ‘One Life to Live’ dan digantikan oleh acara talk show yang berbiaya lebih murah daripada sinetron. Pendapatan iklan dari majalah ini turun 21% pada kuartal pertama tahun ini dan pendapatan mereka secara total turun 18% menjadi hanya $4 juta. Pembaca mereka pada tahun 2000 mencapai 1,1 juta orang, yang turun menjadi 500.000 orang dalam waktu 5 tahun. Induk majalah ini kemudian lebih memilih untuk memaksimalkan pendapatan dari topik lain seperti majalah bertema otomotif, olahraga, dan lainnya.

10. Nokia

Nokia sudah tamat. Para pemegang saham Nokia saat ini seperti sedang menunggu pemakaman untuk Nokia. Pembuat handset terbesar didunia ini saat ini hanya memiliki satu aset yang berharga. Nokia adalah penguasa 25% dari pasar ponsel dunia dengan jumlah penjualan sebanyak 428 juta unit hanya dari kuartal pertama tahun ini. Masalah nya adalah perusahaan ini perlahan tapi pasti sedang turun berkala dengan market share sebesar 31%. Kekalahan telak Nokia adalah dari pasar ponsel pintar dimana mereka kalah bersaing dari Apple, RIM, HTC, dan Samsung. Symbian yang digunakan oleh Nokia sudah dianggap usang oleh banyak orang dan mereka akhirnya memilih untuk memilih Windows Phone yang saat ini hanya memiliki pasar yang kecil.

Jika dijual, Nokia akan menarik banyak pembeli untuk mengakusisinya karena untuk menguasai perusahaan yang mendominasi seperempat ponsel dunia hanya dibutuhkan biaya sekitar $22 milyar sesuai dengan nilai pasar dari Nokia. Bahkan dengan harga $30 milyar pun Nokia tetap akan menarik banyak peminat. Pembeli potensial pertama adalah HTC yang menjadi pembuat smartphone terbesar keempat didunia. Penjualan HTC meningkat dua kali lipat pada kuartal terakhir dengan perkiraan penjualan sebesar 80 juta unit di tahun 2011 ini. Tantangan terbesar untuk mengakusisi Nokia adalah Microsoft. Microsoft yang menjadi partner software dari Nokia dapat dengan mudah membeli perusahaan yang dinahkodai oleh Stephen Elop tersebut meskipun mereka juga telah membeli Skype yang memiliki 170 juta kustomer dengan harga sekitar $8 milyar.

Samsung yang memiliki impian untuk menjadi pembuat ponsel nomor satu dunia pada 2014 juga bisa saja membeli Nokia untuk memuluskan langkah mereka menjadi raja ponsel. Secara total, pendapatan Samsung pada 2010 yang mencapat $134 milyar tentu tidak menyulitkan mereka untuk membeli Nokia yang maksimal bernilai $30 milyar. Ada juga perusahaan terbesar ketujuh di Korea Selatan dan pembuat ponsel terbesar ketiga dunia, LG, yang memiliki nilai penjualan $48 milyar sebagai calon pembeli potensial dari Nokia. Jika kolaborasi Nokia – Microsoft dan MeeGo tidak berhasil mengangkat pamor Nokia, sepertinya perusahaan ini harus segera menjual bisnis nya jika tidak mau bangkrut .

Pada daftar yang dibuat 24/7 Wall Street untuk tahun 2010 lalu, mereka memperkirakan kalau T-Mobile akan ‘hilang’ dari peredaran operator di 2011. Benar saja karena akhir Mei lalu, AT&T secara resmi mengajukan opsi pembelian T-Mobile sebesar $39 milyar. Jika deal ini berhasil, maka 34 juta pelanggan T-Mobile akan pindah ke AT&T. Perusahaan-perusahaan yang berada dalam daftar tahun 2010 lalu adalah Blockbuster (yang sudah mengajukan perlindungan kebangrkutan), Notably, Kia, Moody’s, British Petroleum, dan lainnya.

SUMBER :: via yahoo! finance, teknoup.com, dan picture by google images


					
Iklan

12 responses

  1. saya rasa artikel ini terlalu pro produk amerika.
    Dimana selalu melebih lebih kan rim,apple dan android.

    Nokia sudah tamat rasanya terlalu berlebihan!.datanya dari mana?symbian yg mau dibuang nokia saja masih sangat byk penggemarnya.

    Suka

    1. hahaha.. hp seken mah gak mendatangkan income untuk mereka bro. pembeli nokia seken gak memperdulikan teknologi? why? hp seken yang laku biasanya keluaran lama.

      mungkin hanya di kota2 satelit dan daerah pedesaan yg mindsetnya masih ke nokia. saat ini rajanya hanya 3. android-blackberry-iphone.

      Suka

    2. bnr bgt yg mo mati tuh sbnrny amerik sndiri

      Suka

  2. Nokia itu perusahaan besar… Agak pahit rasanya kalau harus cepat2 tamat di 2012. Mereka pasti punya target dan rencana untuk melawan iPhone, Andoroid, RIM, bla bla bla.

    Kita liat aja 2012 nanti.

    Suka

  3. Cetek sekali mental Nokia kalau harus meng-end-kan perusahaan cuma karena kalah bersaing dalam penjualan.

    Mereka pasti akan terus berinovasi.

    Suka

  4. hayateblackswift | Balas

    Memang sedih kalo melihat merk2 top dunia satu per satu jatuh. Seperti yg terjadi di dunia komputer di mana merk2 Compaq (berubah jadi semut di bwh merk HP), Maxtor, Quantum, CDC, Wang, dll bahkan Creative aja sepertinya sudah makin redup namanya, padahal Creative itu slh satu pemegang standar audio di PC dari jaman PC-XT dulu, selain Adlib. Inget dong Creative Sound Blaster? IBM juga begitu nasibnya, redup seakan hilang dari muka bumi, padahal IBM lah pemegang standar disain PC, istilahnya IBM PC compatible. Bahkan type koneksi keyboard/mouse yg msh kita pakai skrg ini, yaitu PS/2, adalah koneksi standar di komputer IBM PS/2 system.
    Soal Nokia… ya emang udah saatnya mereka bebenah, karena handset mereka sudah gak populer lagi. Lha, siapa yg mau beli ponsel symbian yg seharga ponsel android hi-spec? Gak mungkin konsumen ingin membeli handset symbian Nokia yg sudah kehilangan popularitasnya dgn harga yg tinggi, kecuali yg fanatik merk Nokia.

    Suka

  5. akhirnya sony mengakuisisi ericcson.. lengkap dah

    Suka

  6. nokia??
    memang di bawah masih ramai tapi di kelas smartphone tampaknya cukup terseok2.
    ditabok i phone ,blackberry dan gerombolan android.
    benar memang kalo nggak mau tumbang harus segera berubah.bikin android misalnya

    Suka

  7. Sering ganti merk tapi NOKIA yang paling lama Saya pakai.
    Agak sedih juga kalau dengar nokia tamat.

    Suka

Yuuk... Dikomentarin Artikelnya Sob.. b(^_^)d

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: